Baru saja kita semua menyaksikan bagaimana seorang kandidat pertama
kulit hitam Amerika Serikat, yaitu kawan kita Barrack Hussein Obama
berhasil memenangkan pencalonan Presiden AS dengan mengalahkan
pesaingnya Hillary Rodham Clinton secara meyakinkan di Pemilihan Capres
Partai Demokrat.

Slogan Obama yang membawa kemenangannya adalah: “CHANGE we believe in”
atau “PERUBAHAN yang kita semua yakini”. Apa sajakah perubahan-perubahan
yang Ia usulkan itu? Dalam kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat yang
akan datang, Obama mengusulkan untuk menarik seluruh tentara Amerika
Serikat dari Iraq, menghentikan perang terhadap rakyat Iraq yang telah
banyak sekali menelan korban orang-orang yang tidak berdosa, serta
merusak citra baik bangsa Amerika di mata dunia. Selain itu, Pemerintah
Amerika Serikat masa depan akan lebih mengutamakan perundingan damai
dari pada mengadalkan kekuatan angkatan bersenjata Amerika Serikat yang
jelas tidak ada yang dapat menandinginya di Dunia. Bukan zamannya lagi
kita manusia mengandalkan otot untuk memenangkan persaingan atau
menyelesaikan perbedaan pendapat, sebab kita adalah makhluk intelijen
dan beradab yang cukup mengandalkan otak untuk mencari solusi yang adil.

Artikel tentang Slogan yang membawa kemenangan Obama dapat dibaca di
URL:

http://strateginasional.wordpress.com/category/tips-buat-capres-2009/

Dalam bidang Ilmu Pengetahuan atau Kekayaan Intelektual, Obama mendukung
dimanfaatkannya Ilmu Pengetahuan bagi kesejahteraan rakyat Amerika/ummat
manusia, bukan dipakai sendiri untuk sebesar-besarnya keuntungan
kelompok mereka. Yang bukan Pemilik atau penemu Ilmu Pengetahuan itu
akan dikenakan biaya mahal sekali, dengan alasan untuk mengganti biaya
riset yang telah mereka pakai. Padahal jutaan keping CD/DVD dapat dengan
sangat murah diproduksi yang berisikan Ilmu Pengetahuan atau Software
itu.

Obama menginginkan perubahan filosofi pemanfaatan Ilmu Pengetahuan atau
Kekayaan Intelktual bagi kesejahteraan bersama rakyat Amerika,
sebagaimana filosofi dari Free Open Source Software (FOSS) Movement di
banyak negara. Untuk itu diperlukan sebuah Stadard Format Dokumen yang
Terbuka (ODF), agar semua orang dapat memanfaatkanyan untuk kemajuan
Ilmu Pengetahuan secara bersama-sama. Jadi kuncinya adalah “ketebukaan”
dan bukan “ketertutupan” yang akan menghambat kemajuan sebagian besar
ummat manusia (seperti Open Source Software versus Proprietary
Software). Berikut ini adalah cuplikan dari Statement Barrack Obama
tentang Open Source/ODF sbb:

….[W]e have to use technology to open up our democracy. It’s no
coincidence that one of the most secretive administrations in history
has favored special interests and pursued policies that could not stand
up to sunlight. As President, I’ll change that. I’ll put government data
online in universally accessible formats…….

Issyu Open Source juga dipakai dalam Kampanye Pemilu di Inggris oleh
Pemimpin Partai Konservatif Inngris David Cameron yang memuji konsep
Open Source dalam Blog-nya sbb:

…… We’ll champion open source software, not big clunking mainframe
solutions. No more NHS computers, much more open platform projects that
can be broken down into their component parts.

But Cameron doesn’t stop there, Blankenhorn says. He went on to
associate open source values such as transparency and “bottom-up change”
with the party platform.

Similar parallels have been drawn in the U.S., according to Blankenhorn.
Look at Sen. Obama’s (D-Ill.) call for increased openness.

Pelajaran yang dapat kita peroleh, menurut Blankenhorn adalah sbb:

…..The question of open source is not a partisan one. But it
does represent a rising tide, something which rhetorically
sounds right to those in opposition… Whether a move to open
source by government will make any real difference in policy
remains to be seen. I suspect that it’s in how tools are used,
rather than how they’re built, where the political rubber meets
the political road……

Silahkan para Kandidat Capres/CaWaPres untuk menyimak tulisan ini, dan
memanfaatkannya untuk Kampanye Pilpres/PilWapres yang akan segera
dimulai pada tanggal 8 Juli 2008.

Wassalam,
S Roestam
Aliansi Open Source Indonesia (AOSI)
Sent via OpenSUSE v.10.3
————————–

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s