PM Australia Kevin Rudd: Pemerintah sebaiknya beri Kail ke Masyarakat daripada beri Ikan

Posted: Juni 15, 2008 in Mesin Biofuel Rakyat untuk Pengentaskan Kemiskinan
Tag:, ,

Nasehat PM Autralia tersebut agar Pemerintah memberi Kail kepada
Masyarakat Miskin dari pada memberi Ikan, adalah sangat tepat pada
situasi dewasa ini di Indonesia, terutama saat kita menghadapi
meningkatnya harga BBM.

Jadi dari pada membagi-bagi dana BLT, alangkah lebih baik kalau dana itu
dipakai untuk membeli kail, berupa Mesin Pembuat Biofuel/Bioetanol
kecil-kecil, dan dibagikan kepada kelompok2 masyarakat miskin untuk
mengelola, meproduksi dan menjual Biofuel kepada masyarakat sekitar
mereka yang membutuhkannya. Ini akan dapat meningkatkan taraf hidup
kelompok2 masyarakat miskin tersebut, menjadi masyarakat yang mampu dan
bisa berdikari untuk jangka panjang.

Barangkali ini adalah hikmah dari naiknya harga BBM bagi masyarakat itu.

Dari perhitungan kasar kami, Dana Subsidi BBM/BLT sebesar Rp 50 Trilyun
dapat dipakai untuk membeli 2 juta Mesin Biofuel @Rp 25 juta, dengan
kemampuan produksi minimal 1000 liter/hari.

Bila ada 16 juta rakyat miskin, maka tiap kelompok terdiri dari 16
juta/2 juta mesin = 8 orang per mesin Biofuel.

Revenue mesin per hari = 1000 x Rp 6000 = Rp 6 juta/hari, dibagi 8 orang
(keluarga), maka penghasilan mereka adalah Rp 750.000/hari/keluarga,
cukup untuk menjadikan mereka masyarakat kelas menengah yang mandiri.

Produksi Biofuel rakyat ini akan dapat mengurangi kebutuhan BBM DN
Indonesia, sampai pada tahap kita tidak perlu meng-impor BBM, malah
meng-export BBM. Jadi harga BBM di DN tidak lagi tergantung harga BM LN.
Indonesia akan dapat bertahan dari kemelut membubungnya harga BBM LN.

Semoga saran ini didengar oleh Pemerintah dan para Pemimpin Indonesia
untuk segera dilaksanakan.

Contoh mesin Bioetanol sudah banyak, termasuk buatan pak Darmoni Badri
dan Pak Himawan yang sudah beroperasi di Jawa Tengah.

Silahkan ditanggapi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s