Leadership: Artis dan Selebrities rame2 ingin jadi Kepala Daerah. Apa yang mereka cari?

Posted: April 11, 2010 in Kepemimpinan Daerah
Tag:,

Untuk menjadi seorang artis atau selebriti yang populer dan disenangi masyarakat merupakan sebuah prestasi yang tidak gampang untuk diraih. Bandingkan dengan mudahnya ribuan atau jutaan orang yang dapat meraih sukses pendidikan S1 dalam waktu singkat, sedangkan untuk menjadi artis atau selebriti yang populer memerlukan perjuangan yang berat dan waktu yang lama serta hanya segelintir yang berhasil sukses.

Mengapa sekarang banyak sekali para artis dan selebrities berbondong-bondong tertarik untuk mendaftarkan dirinya sebagai Calon Kepala Daerah atau Waklinya (Gubernur dan Bupati)? Apakah mereka ini tergiur oleh kehormatan dan pujian rakyat wilayahnya bilamana mereka terpilih? Ataukah karena berdasarkan pengalaman sukses beberata artis dan selebrities sebelumnya seperti Dede Yusuf dan Rano Karno? Ataukah juga melihat penghasilan “take-home-pay” para Gubernur dan Bupati yang cukup besar per bulan, walaupun biaya kampanye untuk dapat sukses terpilih bisa mencapai sekitar Rp 100 Milyar untuk Gubernur dan sekitar RP 10 Milyar untuk Bupati?

Minggu lalu di TV-One Bapak Mendagri Gamawan Fauzi membenarkan perkiraan biaya kampanye dan Tim Sukses tersebut diatas, sekaligus juga menyatakan bahwa gaji resmi Gubernur sekitar Rp 8,7 juta sedangkan Bupati Rp 6,5 juta diluar tunjangan lain-lain dan fasilitas rumah, mobil, dll.

Bapak Mendagri juga menjelaskan bahwa untuk menjadi calon Kepala daerah, diperlukan 16 persyaratan sesuai Undang-undang, beberapa diantaranya yang penting adalah: memiliki dukungan masyarakat yang cukup, pendidikan yang sesuai, memiliki pengalaman dalam memimpin atau menjabat di pemerintahan, dan memiliki akhlak yang baik dan terpuji.

Ketika para artis dan selebritis ditanya apakah mereka menyediakan dana kampanye milyardan rupiah seperti diatas, mereka secara kompak menjawab bahwa mereka tidak menyediakan dana sepeserpun, sebab biaya kampanye dan Tim Sukses mereka semuanya ditanggung oleh para sponsor yaitu kelompok masyarakat atau para Parpol pendukung mereka. Kalau ini dianggap sebagai Investasi, lalu bagaimanakah para sponsor ini mendapat kembali uang mereka setelah calon mereka terpilih? Ini sebuah permasalah yang pelik yang diakui baik oleh Mendagri maupun bapak Riyaas Rasyid, pencipta Undang-undang Otonomi Daerah. Salah satunya adalah dengan mengurangi secara drastis biaya kampanye untuk menjadi Kepala Daerah, sebab saat ini untuk menjadi calon Bupati saja, mereka diharuskan membiayai 1000 TPS beserta biaya penyelenggaraan pilkada-nya serta ongkos kampanye, spanduk, media TV dan Radio, dll.

Mengapa para artis dan selebrities ini begitu konfiden untuk berhasil dalam Pilkada di wilayah masing-masing? Beberapa jawaban yang disampiakan oleh mereka ketika di-interview oleh TV-One adalah sbb:

Helmi Yahya – calon Bupati Ogan Komering Hilir: Ia kalah tipis di Pilkada Gubernur Lampung, dan kali ini Ia sangat pasti akan memenangkan persaingan Bupati OKH, sebab Ia dilahirkan dan pernah tinggal diwilayah itu serta mendapat dukungan kuat masyarakatnya. Saat ini Ia juga menjabat sebagai Wakil Sekjen PAN.

Emilia Contessa – calon Bupati Banyuwangi: Ia dilahirkan dan tinggal di wilayah itu, serta sudah 5-tahun aktif di organisasi politik dan sudah meninggalkan profesi penyanyi-nya. Ia yakin bahwa dengan tangan yang bersih, jujur, tulus dan ikhlas Ia pasti sukses dalam memimpin wilayah itu.

Yulia Perez (JuPe atau nama aslinya Julia Rahmawati) – calon Wakil Bupati Pacitan: Walaupun Ia populer sebagai artis dengan predikat panas, namun Ia dengan kesungguhan hati akan merubah penampilannya yang sopan selama 5-tahun kedepan sebagai layaknya seorang Kepala Daerah. Ia sangat yakin akan dapat menampilkan dirinya sebagai seorang Pemimpin yang cerdas, memajukan budaya, agama dan perekonomian wilayah itu. Terkait dengan masa lalunya, Ia dengan terus-terang dan diplomatis mengibaratkan bahwa lebih baik menjadi seorang mantan wanita “nakal” dari pada menjadi seorang mantan wanita baik-baik…

Kita doakan semoga ketiga calon Kepala daerah yang berasal dari artis/selebrities itu sukses dalam Pilkada yang akan segera digelar beberapa bulan mendatang, sebab mereka terlihat tulus dan iklas mengorbankan  segala kenikmatan dan kegemerlapan artis/selebrities mereka untuk membangun wilayah yang akan mereka pimpin.

Silahkan ditanggapi dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s