Obama mengakui kekalahan Demokrat karena Kebijakannya yg Kurang Tepat

Posted: November 6, 2010 in Kekalahan Partai Demokrat AS
Tag:, ,

Presiden AS Barack Obama malam tadi mengakui kekeliruan kebijakan nasionalnya sehingga mengakibatkan kekalahan Kubu Demokrat di DPR pada Pemilu Mid-Term November 2010 ini, walaupn di tingkat Senat Kubu Demokrat masih tetap memegang kendali mayoritas.

Kekeliruan-kekeliruan kebijakan Obama tersebut antara lain adalah upayanya untuk meningkatkan taraf hidup kelompok miskin Rakyat Amerika dengan memberikan  layanan kesehatan yang lebih baik dan memberikan jaminan asuransi bagi rakyat miskin. Ini tentu sangat ditentang oleh para pengusaha AS yang sangat menjunjung tinggi kebijakan ekonomi NeoLib, persaingan bebas.

Kebijakan lainnya yang menguntungkan Rakyat Miskin AS adalah Pemotongan Pajak bagi individu khususnya golongan Rakyat Miskin atau yang berpenghasilan pas-pasan.

Kalu boleh disimpulkan, kekalahan Kubu Demokrat di AS adalah ibarat Kekalahan Kebijakan Ekonomi Kerakyatan terhadap kebijakan Ekonomi NeoLIb.

Selama dua tahun Pemerintahannya, pidato-pidato Obama sering dianggap sebagai seorang Dosen yang memberikan kuliah, memaksakan pemikirannya kepada para mahasiswanya, bukannya mencarikan solusi yang dapat diterima bersama oleh mayoritas Rakyat Amerika, khusunya para pengusaha yang punya pengaruh besar dalam kehidupan perekonomian Amerika.

Suatu waktu Obama memberikan pidato di George Washington University yang menyatakan bahwa sebagai Presiden ia akan mengembangkan kebijakan investasi jangka panjang, namun akhirnya ternyata pernyataannya tidak dilaksanakan.

Apa yang dibutuhkan oleh Rakyat Amerika bukanlah janji-janji yang kosong, yang tidak dapat dilaksanakan. Rakyat umumnya tidak sabar membaca berbagai makalah atau paper works. Yang mereka harapkan adalah Action, bukan NATO (No Action, Talk Only).

Mulai sekarang Obama harus lebih mendahulukan hubungan emosional dengan masyarakat banyak, bukan memaksakan kehendaknya.

Sebagai seorang Presiden AS, ia harus bisa menunjukkan efektivitasnya sebagai Pemimpin yang bisa merubah sitausi perekonomian AS yang sedang terpuruk, menjadi lebih baik dalam waktu singkat, mengurangi jumlah pengangguran yang saat ini masih pada angka antara 9 juta – 10 juta orang.

Mulai sekarang Obama harus dapat bekerjasama dengan pihak oposisi, yaitu Partai Republik dan pendukungnya Partai Tea (Tea Party) yang sangat konservatif dan cenderung menentang kebijakan Pemerintah.

Pengalaman kekalahan Partai Demokrat AS yang dipimpin Obama dapat menjadi petunjuk yang sangat bermanfaat bagi Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu jilid-II yang dipimpin oleh Presiden SBY untuk meningkatkan efektivitas dan kinerjanya dalam periode 2010-2014.

Marilah kita sambut kedatangan Presiden Obama dengan tangan terbuka, karena beliau adalah bagian dari sejarah Indonesia, dimana beliau pernah bersekolah di Sekolah Dasar Besuki, Menteng, Jakarta selama 4-tahun. Semoga kehadiran beliau di Indonesia dapat meningkatkan hubungan baik antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s